Hentikan Pembagian Doorprize di Milad Muhammadiyah Nganjuk, karena Harus Ikuti Zoom

Dalam rangka milad Muhammadiyah yang ke-112, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Nganjuk menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat pada hari Sabtu, (16/11/2024) yang berlangsung di Lapangan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Nganjuk.
Pembagian doorprize dan hadiah harus dihentikan dulu karena seluruh pimpinan, undangan, dan peserta jalan sehat harus mengikuti zoom yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim yang berlangsung di SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo.
Suasana pun berubah dan cukup unik. Suasana yang semula penuh tawa dan tepuk tangan, jadi serius. Matahari yang masih enggan bersinar padahal saat itu pukul sembilan lebih membuat hadirin betah di depan panggung dengan layar besar yang menayangkan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr. Abdul Mu’ti.
Sementara itu, beberapa pimpinan dan tamu undangan harus pindah tempat dari tenda sebelah kanan panggung ke posisi di depan panggung yang berlayar lebar, agar dapat dipantau oleh pihak PWM Jatim bahwa PDM Nganjuk ikuti zoom.
Sebelumnya, setelah seluruh peserta jalan sehat datang acara diadakan pengundian kupon peserta. Di sela pembagian hadiah ada penampilan tari dan demonstrasi pencak silat tapak suci, dari SD Muhammadiyah 1 Nganjuk dan SMP Muhammadiyah 1 Nganjuk serta tak ketinggalan dihibur oleh 2 penyanyi dan diiringi dengan musik elekton.
Acara kesenian yang digelar mendapatkan sambutan dan apresiasi yang positif dari seluruh peserta yang hadir. Karena, Muhammadiyah membolehkan seni asal tidak merusak akidah dan diniatkan untuk dakwah. Kali ini seni pencak silat dipadukan dengan seni reog yang ditampilkan dengan pesilat membawa senjata “cemeti” atau pecut. Biasanya yang didemonstrasikan pesilat toya (tongkat, pedang atau pisau).
Perayaan Milad Muhammadiyah ke-112 oleh PDM Nganjuk kali ini tergolong istimewa di Kabupaten Nganjuk. Baru kali ini seluruh peserta jalan sehat mendapatkan makan gratis bergizi. Di samping itu, LazisMu berbagi bakso gratis sejumlah 1.400 paket bisa ludes habis tak tersisa. Dari pantauan sekilas para peserta merasa puas dengan acara ini, semua peserta terlihat ceria dan gembira. (*)
Reporter Panggih Riyadi. Editor Septi Sartika.