Kajian Ahad Pagi PCM Loceret, Dua Faktor Penting Mengapa Muhammadiyah Makin Kokoh

Dalam Kajian Ahad Pagi, 4 Januari 2026 di Masjid Rhaudatul Jannah di Mungkung, Loceret, Nganjuk; Ketua PDM Nganjuk menyampaikan ada 2 faktor penting yang menyebabkan Muhammadiyah makin kokoh dan makin bermanfaat bagi umat dan bangsa.
Kajian yang diikuti oleh seluruh Pimpinan, karyawan AUM, WargaMu dan simpatisan berlangsung hangat dengan humor ringan mengenai fenomena yang terlihat dalam keseluruhan aktivitas Wargamu. Misalnya tentang apa yang sebaiknya dilakukan oleh wargamu dalam suasana malam tahun baru. Boleh kumpul-kumpul bersama keluarga di rumah tanpa mengadakan aktivitas yang menimbulkan perilaku tabdzir dan mubadzir. Jangan berikan uang pada anak/cucu yang berlebihan untuk beli mercon dan kembang api.
Dua faktor yang membuat Muhammadiyah masih tetap eksis dan bermanfaat adalah: yang pertama “Black Swan Teory”, yang kedua 6 Kithah Ahmad Dahlan. Dikemukan oleh Nasin Nicholas. T, black swan teory (teori angsa hitam) pertama kali ditemukan 1686) Teori ini disebut anomali/nganeh anehi, tetapi dampaknya besar. Contoh: Peristiwa 11 September, sebagai dasar munculnya aksi teror.

Black swan teory terkait berdirinya Muhammadiyah, Kyai Ahmad Dahlan melakukan anomali, ketika masyarakat masih percaya dukun, klenik dan Nyai roro kidul dll. Kyai Ahmad Dahlan mengajarkan tauhid. Ketika pembelajaran di pesantren tanpa bangku, Kyai Dahlan mendirikan madarasah menggunakan bangku. Ketika di pesantren mengajinya metode sorogan, Kyai Dahlan mengajar santrinya dengan kajian surat al Maun dengan tafsir Quran transformatif, yaitu: kandungan apa lalu dilakukan. Dari tafsir Quran transformatif Surat A Ma”un muncul tiga amalan
1) Fedding beri makan, gerakan sosial dan gerakan filantrofis, 2) Scholing (pendidikan), dan 3) Healing (kesehatan).
Dari tiga kegiatan tersebut, muncullah tiga AUM yaitu panti asuhan, sekolah, dan PKU (Penolong Kesengsaraan Umat) sekarang disebut rumah sakit.

Sekarang Gerakan Muhammadiyah sedang fokus jihad bidang ekonomi. Sekarang PDM Nganjuk kerja sama dengan PDM Tuban akan memproduksi air minum mineral dengan nilai investasi Rp 3 M. Disamping itu, juga membeli lahan durian seluas 1,2 H di Desa Klodan Kecamatan Ngetos, sebelumnya juga sudah lahan durian di Kecamatan Sawahan.
Yang kedua, pimpinan dan wargaMu menjadi bergairah dan setia karena mengamalkan 6 Kithah Ahmad Dahlan menjadikan Muhammadiyah semakin kokoh dan tegar hadapi tantangan. Adapun 6 Khitah tersebut adalah: 1) Jangan menduakan Muhammadiyah, 2) Jangan punya dendam dan mudah marah, 3) Jangan sombong ketika dipuji. 4) Jauhkan diri dari sifat jubria, 5) Berinfak dan berkorban dengan ikhlas, dan 6) Bersungguh hati dalam pendirian.
Penulis : Panggih Riyadi




