Majelis Tabligh PDM Nganjuk Adakan Pembekalan untuk Mubaligh Muda

Untuk memenuhi kebutuhan mubaligh yang akan mengisi kegiatan ceramah di Masjid/Mushola Muhammadiyah di bulan Ramadhan 1446 H, pada Minggu 16 Februari 2025 Majelis Tabligh PDM Nganjuk mengadakan Pembekalan Mubaligh Muda Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk.

Bertempat di Aula Panglima Sudirman SMKM1 Nganjuk acara ini dihadiri Ketua PDM Nganjuk Ustadz Juwari, S.Pd. Dalam sambutannya sebelum membuka acara ini beliau berpesan pada para Mubaligh muda agar jangan ragu, luruskan niat untuk menjadi mubaligh. Mubaligh itu levelnya di bawah Da’i. Karena tugas mubaligh hanya “menyampaikan”. Sampaikan walau hanya satu ayat, kata beliau mengutip sebuah hadis Nabi.

Ust. Juwari, S.Pd membuka kegiatan Pembekalan Mubaligh Muda Muhammadiyah oleh Majelis Tabligh

Namun beliau mewanti-wanti, agar mubaligh muda terus menerus belajar dari berbagai sumber, croscheck dan croscheck untuk memastikan apa yang disampaikan itu benar sesuai dengan Quran dan Sunah. Karena omongan mubaligh itu lebih dipercaya dan dihormati serta lebih didengar.
Lalu beliau member contoh. Meski bukan dari pesantren beliau sering mendapat undangan bertauziah di masyarakat seperti pasrah manten atau acara lainnya dan tentu dipersyarikatan.

Untuk keberhasilan para mubaligh muda Ketua PDM mengajak agar generasi muda agar lebih KEPO dalam arti positif untuk mempertajam materi yang akan disampaikan dari berbagai sumber yang sahih. Yang terakhir beliau tekankan adalah jaga marwah Muhammadiyah dengan selalu memahami dan mengaktualisakan tagline Muhammadiyah “Kuntum khoiru umathin ukhrijat linnasi tak muruuna bilma’ruufi wa tanhauna ‘anilmunkari wa tu’minuuna billahi (Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah (QS. Ali Imran: 110). Itulah sebabnya mengapa lembaga/majelis Muhammadiyah lebih dipercaya.

Sementara itu Ust. M. Fudholi, M.Pd.I dalam laporannya sebaga Ketua Majelis Tabligh menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak tindak lanjut dari musyawarah Majelis Tabligh PWM Jatim yang diselenggarakan di Ponorogo beberapa waktu yang lalu.

Di bagian lain Ust. Fudholi melaporkan bahwa Pembekalan ini diikuti oleh 87 peserta dengan rincian sbb.: 1) dari 17 cabang per cabang 3 orang; 2) dari 6 ortom per ortom 3 orang, dan 3) dari 9 AUM Pendidikan per AUM 2 orang. Adapun syarat umur peserta 20 – 30 tahun.

Materi pembekalan terdiri atas : 1) teknik ceramah dan kutbah, 2) Bekal Mubaligh, dan Praktik. Sedang pemateri utamanya adalah: 1) KH Ali Mansyur Kastam, 2) Ust. Ahmad Firdaus Pradana, Lc., dan 3) Ust. Abdul Kholik, M.Pd.I. Seluruh acara dipandu oleh 4 orang secara bergantian yaitu: 1) Ust. H.M Nurul Huda, 2) Ust. Imran Nur, M.H, 3) Ust. Suyanto, dan 4) Ust. M. Zaini.

Penulis : Panggih Riyadi

Tulisan Terkait

Back to top button